Tampilkan postingan dengan label my wife's note. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my wife's note. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Februari 2012

3rd Wedding Anniversary


Fiuhhhh…akhirnya sampai juga perayaan ulang tahun pernikahan kami yang ketiga. Waktu cepat sekali berjalan, aku benar-benar tidak ingat kalau hari ini sudah tanggal 21 Juni lagi.

Wajar rasanya kalau aku sampai lupa. Wajar karena ditahun ini aku telah disibukkan dengan urusan Jaeden buah hatiku itu. Hmmmm…. kesibukan yang melelahkan memang tapi penuh dengan kebahagiaan pastinya ^,^…

Walaupun perjalanan tahun ketiga ini bagiku lebih sulit dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi kami tetap dapat bertahan dan masih mampu untuk menikmatinya bersama-sama. Menjalaninya dengan pemikiran baru, kedewasaan yang bertumbuh dan tanggung jawab yang baru pula. Tentu saja tanggung jawab kepada seorang mahluk kecil yang telah dianugrahkan Tuhan kepada kami..putraku tersayang…Jaeden…

2nd Wedding Anniversary


Tanggal 21 Juni 2010 lalu adalah perayaan hari pernikahan kami di tahun yang kedua. Seharusnya catatan ini sudah kubuat pada hari itu. Namun ada saja kendala yang kami alami. Ini dikarenakan kami berdua ingin kembali mengabadikan bagaimana wajah dan penampilan kami di tahun ini melalui kamera foto. Masalah pertama adalah baterai kamera yang tidak mendukung. Dimana belum mulai berfoto baterai kamera sudah mengalami lowbat. Alhasil usahaku yang sudah capek berdandan menjadi sia-sia. Membuatku jadi kesal dan ngambeg saat itu. Masalah kedua adalah kami harus menyediakan waktu sehari lagi untuk berfoto ulang. Belum lagi hasil foto yang menurutku agak mengecewakan. Selain kehabisan ide juga karena.... alamakkkk... wajahkuuuuu....

Haihhh....memandang wajah sendiri pada hasil foto membuat hatiku lesu. Wajahku berubah, hidungku memerah seperti buah jambu, pipiku bertambah lebar dan mataku menjadi lebih kecil alias bertambah ‘sipit’. Tetapi suamiku selalu menghibur, biasalah dengan gombalnya lelaki. Jangan sedih mama, ini kan karena lagi hamil dan masih cantik kok. Papa kata-katamu menghibur tapi tidak mengena dihati...huhuhu....aku tetap tidak PD....

PAPA


Pernahkah melihat PAPA sudah menunggu di depan gerbang sekolah menjemput ketika pulang sekolah? Aku pernah...

Pernahkah melihat PAPA menari-nari pakai baju daster mama untuk menghibur ketika engkau menangis? Aku pernah...

Pernahkah jalan-jalan dan nonton bioskop bersama PAPA? Aku pernah...

Pernahkah melihat PAPA mengangkat jari jempolnya tanda bangga ketika tahu anaknya ranking 1? Aku pernah...

Pernahkah melihat wajah PAPA yang kuatir ketika melihat anaknya yang menangis dibalik telepon sedang ribut dengan pacarnya? Aku pernah...

Pernahkah melihat tangan PAPA yang gemetaran karena telah lanjut usia ketika membuat burung dari kertas dan melihatnya hatimu menangis? Aku pernah...

Pernahkah melihat PAPA yang terbaring menderita karena sakitnya yang parah sampai kencing darah? Aku pernah...

Pernahkah melihat PAPA terbaring di peti mati dengan tenang dan mencium keningnya dengan penuh air mata? Aku... pernah...

PAPA meninggal bulan Juni tahun 1997. 12 tahun yang lalu. Ternyata Juni menjadi bulan kenangan bagiku.

PAPA yang kukenal adalah sosok yang berwibawa, humoris dan berpenampilan modis. Berani dan gagah. Dan sangat perhatian kepada kami anak-anaknya.

Namun dalam perjalanan menuju kedewasaanku, aku telah melupakan dirinya. Aku sibuk menghabiskan waktuku untuk bermain dengan teman-temanku. Sibuk juga dengan pekerjaanku sehingga tidak banyak waktu yang kuhabiskan bersamanya.

Penyesalan selalu datang terakhir. PAPA pergi dengan tidak pernah tahu bahwa kami menyayangi dia. Aku kehilangan tawanya, senyum kebanggaannya dan perhatiannya kepadaku. Aku sayang padamu PAPA. Terimakasih untuk semuanya.

Pada waktu hari pemakamannya aku terduduk disudut rumah duka Charitas. Tidak menyangka PAPA akan pergi dengan cara seperti itu. Dengan menahan penderitaan sakit yang parah selama satu tahun. Namun aku bersyukur pula karena akhirnya penderitaan itu berakhir.

Selama 1 minggu setelah kepergiannya airmataku tidak berhenti mengalir kalau mengingat PAPA. Semua kenanganku tentangnya teringat kembali. Semua kegiatan ketika aku dan saudaraku bercanda, belanja dan nonton bioskop bersamanya.

Jika saat ini bagi setiap kita yang masih punya PAPA, mulailah perhatikan dia. Walaupun hanya sesaat. Lihatlah rambutnya yang sudah memutih, tangan keriputnya yang dulu pernah menggendong kita, dan jalannya yang mulai melambat.

Carilah cara untuk menunjukkan kasihmu kepadanya. Seburuk apapun PAPA. Jangan menghakiminya. Karena perjuangan dirinya pula kita bisa bertumbuh besar dan tidur di sebuah rumah yang nyaman bersama keluarga yang lain.

Lihatlah dirinya sebagai seorang PAPA. Hanya PAPA...

(Mimi-10/7/09)

Michael Jackson (1958-2009)


Mengenang MJ bagiku seperti mengenang masa lalu. Masa-masa dimana aku masih umur belasan tahun. Masih lugu dan cupu. Hmmm...

Aku bukan fans berat MJ sebenarnya. Yang aku ingat bahwa aku mengenalnya pertama kali saat aku terpesona ketika melihat video klip pertamanya di lagu Billy Jean. Lagu yang mempesona di jaman itu. Sekitar tahun 1980an keatas.

Dari sejak itu aku mulai menyukai MJ. Tapi tidak sampai menadi fans beratnya yang umumnya sampai tergila-gila. Hanya sampai sebatas kagum. Bahkan aku tidak punya satu pun kaset dari album-albumnya.

Aku hanya menikmati melihat video klip lagu-lagunya. Billy Jean, Thriller, Black or White, Remember the Time, Bad dan Beat It. Adalah video klip yang kukenal dan yang paling sering kulihat. The Way u Make me Feel adalah yang paling aku suka.

Karena sudah lama tidak melihat dia. Ya, sempat juga aku melupakannya sesaat. Tetapi dari berita kematiannya ini. Dan hampir semua lagunya diputar kembali. Oh my God. 20 tahun kemudian aku baru dapat melihat sisi pribadi dari seorang MJ ini. Orang yang dahsyat ini ternyata memiliki kelembutan, kepedulian, kesedihan dan rasa kesepian yang amat dalam.

One Day in Your Life yang tidak pernah kudengar dulu. Kini diputar berkali-kali di TV. Ketika mendengar untuk pertama kalinya. Kuakui, lagu yang bagus dengan suara yang sangat indah dan menyentuh hati.

Mendengar kembali lagu Heal The World, We are the World, I'll be There, You are not Alone dan banyak lagi. Sungguh ini sepertinya bisa menjadi lagu sepanjang masa.

Semalam melihat prosesi pemakamannya hatiku sampai terbawa. Menangis sampai mataku bengkak. Seperti menangisi seorang teman. Teman yang baik hati. Teman yang sudah berbuat banyak namun tetap rendah hati. Teman yang hanya ingin membuat orang bahagia dengan lagu-lagunya. Teman yang diam-diam menangis dalam kesendiriannya.

Tadinya melihat orang-orang yang suka mengolok-ngolok dia di TV dengan meniru gaya tarian dan nyanyiannya bagiku itu lucu. Tapi sekarang aku malah kesal melihatnya. Mungkin orang jaman sekarang sudah tidak mengerti apa itu arti tokoh dunia. Dan sudah tidak punya rasa hormat kepada orang-orang yang sudah berbuat banyak untuk dunia ini. Boleh dikatakan bodoh amat.

Mungkinkah akan muncul lagi tokoh berpengaruh didunia seperti bunda Teresa, Lady Diana dan MJ lainnya di abad ini? Semoga.

Tiga tokoh di atas adalah tiga manusia biasa yang kontribusinya paling luar biasa untuk dunia. Tiga orang yang mau bertindak dan terus maju walaupun hidup dalam tekanan yang luar biasa.

Kita sebagai manusia yang belum berbuat banyak ini. Setidaknya dapat turut memberi perhatian walaupun hanya dengan memberi penghormatan kepada mereka. Untukmu Michael seperti seorang wanita wakil dari negara Amerika yang memberi Salute untukmu. Aku pun mengucapkan Salute untukmu Michael, telah menjadi Icon dan legend dunia...Good Job...God Bless U...

(Mimi-8/7/09)

KUTUKAN


“ Jagalah mulutmu ”

“ Hati-hati kalau bicara ”

“ Selalulah berbicara positif ”

Aku yakin kita seringkali menemukan kalimat-kalimat seperti diatas baik melalui buku-buku atau mendengarnya secara langsung dari ucapan seseorang. Mungkin dari seorang motivator, seorang pelayan Tuhan, sahabat atau pun keluarga.

Namun seringkali juga kita mengabaikannya. Atau kita berusaha ingat tetapi lebih sering lupa dan gagal melakukannya.

Kata-kata tersebut diatas kedengarannya sederhana namun kalau kita ingin mencermati lebih dalam mengapa kata-kata tersebut menjadi cukup penting untuk kita pikirkan, maka kita akan menemukan jawabannya. Sudah beberapa kali aku mendapatkan informasi dari orang-orang dan juga dari acara televisi (salah satunya Oprah Winfrey) bahwa setiap ucapan kita yang bernada negatif umumnya akan menghasilkan sesuatu yang negatif pula. Boleh dibilang menghasilkan semacam KUTUKAN.

Hei…jangan kuatir. Aku tidak berusaha untuk membuat kata KUTUKAN ini untuk supaya kita percayai kekuatannya. Bagi kita yang beragama Kristen sudah pasti yang kita percayai bahwa segala macam KUTUKAN bisa kita patahkan hanya di dalam nama Tuhan Yesus saja.

Dulu sedari kecil seringkali teman-teman atau pun saudara-saudaraku mengatakan padaku bahwa jalanku agak aneh. Seperti melayang, seperti mau jatuh. Padahal aku merasa jalanku biasa saja. Entah mengapa sampai aku dewasa cara berjalanku pun dikatakan masih tetap sama. Melayang. (Emang hantu apa ya..haha)

Ketika berpacaran dengan suamiku dulu, dia suka menggoda aku dengan panggilan Penguin. Katanya jalanku seperti Penguin. Dan aku menerima saja karena bagiku panggilan itu cukup lucu dan unik. Bahkan kami sempat membuka warung makan yang kami namai Penguin.

Tahukah kawan…sejak kecelakaan 9 bulan lalu itu. Kakiku belum sembuh sempurna sampai saat ini. Dan kadang-kadang cara jalanku kini sungguh serupa dengan jalan Penguin. Seringkali suami melihatku dari belakang ketika aku berjalan dan dia berkata “jalanmu memang seperti Penguin” tetapi dia mengucapkannya kali ini tidak lagi dengan menggoda tetapi dengan raut wajah yang sedih. Tidak pernah kami duga bahwa apa yang kami ucapkan dahulu hanya iseng-iseng saja akhirnya menjadi nyata.

Tetapi ini bukan berarti aku percaya begitu saja bahwa akibat sebuah kata negatif bisa berdampak sedahsyat ini dalam hidupku. Dan bahkan mampu mengubah hidup seseorang sehingga membuat kita perlu berhati-hati mengucapkan dan memikirkannya. Oh tidak kawan!! Justru kata-kata positif pun sesungguhnya tidak kalah dahsyat kekuatannya.

Di acara Oprah Winfrey yang aku tonton itu aku ingat sekali dimana narasumbernya menceritakan bagaimana mereka menjadi orang sukses berkat ketekunan mereka selalu berpikir positif di dalam hidup mereka. Bahkan mereka boleh dikatakan sampai berani melakukan hal-hal yang menurut kita lucu dan konyol. Seorang aktor terkenal Jim Carey mengatakan bahwa sewaktu dia masih aktor biasa saja dia pernah menulis di sebuah kertas yang dibuatnya seperti sebuah cek bernilai $10juta sebagai honor untuk film yang dimainkannya. Dan kertas itu selalu disimpannya sampai 5 tahun kemudian dia sungguh-sungguh mendapatkan cek sejumlah $10 juta tersebut. Baginya itu adalah pencapaian yang luar biasa.

Satu lagi, pada tahun 1991 mamaku sangat memimpikan mendapatkan sebuah mobil Suzuki Sidekick dari undian BCA yang pada waktu itu sedang gencar-gencarnya mengadakan promosi. Setiap hari kalau melewati kantor BCA di jalan A Rivai mamaku selalu menunjuk ke arah mobil Sidekick yang dipajang di depan kantor itu. Mama selalu berkata “Mobil itu ada satu pasti punyaku”. Mama tidak pernah bosan mengatakannya. Di rumah pun setiap hari mama mengatakannya. Dan sungguh ajaib!! suatu hari seorang pegawai BCA menelpon ke rumah kami dan menyampaikan bahwa mama memenangkan undian pertama sebuah mobil Sidekick. Mamaku berhasil mendapatkan mobil impiannya itu.

Seandainya kata-kata negatif ini sungguh-sungguh mengandung sebuah KUTUKAN. Teman, sebaiknya mulai saat ini kita lebih berhati-hati menggunakan mulut kita. Janganlah menyumpahi dirimu sendiri dengan kata-kata aku bodoh, malas, tidak berguna, hopeless, jelek, tidak laku, miskin, menderita dll. Juga para orangtua pun harus lebih berhati-hati lagi menyumpahi anak-anaknya dengan kata-kata anak bodoh, tidak berguna, mati saja, tidak ada harapan lagi, jelek dll.

Seandainya kata-kata positif sungguh-sungguh mengandung sebuah BERKAT. Mulailah memberi semangat pada diri sendiri walaupun hidup terasa berat dan tidak bisa dinikmati. Katakanlah pada diri sendiri aku cukup pintar untuk bisa menjadi dokter, aku cantik karena hatiku baik, aku pasti mempunyai keluarga yang bahagia, aku pasti kaya suatu saat nanti, tidak ada hal yang tidak bisa aku lakukan, aku pasti berhasil dll.

Dan para orangtua lebih berusaha lagi untuk memberi semangat kepada anak-anakmu dan mendukung setiap apa pun yang mereka kerjakan.

Saat ini aku dan suamiku sedang belajar untuk selalu berkata dan berpikir positif. Segala apa yang kami inginkan akan selalu kami ucapkan dengan kesungguhan. Dan kami percayai hal itu akan terjadi. Karena sungguh lebih baik berkata positif daripada berkata negatif. Walaupun hasilnya kita tidak akan pernah tahu kapan akan terjadi dan terjawab.

Daripada mengucapkan perkataan yang menghasilkan sesuatu yang tidak baik semacam KUTUKAN bukankah lebih baik mengucapkan perkataan yang akan menghasilkan BERKAT dalam kehidupan kita.

(Mimi-5/7/2009)

1st Wedding Anniversary



Tiba juga tgl. 21 Juni 2009...hari dimana kami merayakan 1 tahun pernikahan kami.

Tidak seperti umumnya bahwa setiap perayaan wajib dirayakan dengan pesta yang meriah. Bagiku bahwa walaupun tidak ada pesta yang meriah sebuah perayaan adalah bermakna.

Dari awal pernikahan aku ingin membuat pernikahanku ini spesial. Karena itu aku sering membuat catatan-catatan kecil tentang perjalanan cinta kami. Agar ketika aku tua dan mulai sedikit pikun. Setidaknya ada suatu catatan yang membuat aku mengenang masa-masa bahagiaku bersamanya... suami tercinta.

Satu tahun yang kami lewati tidak dengan suasana yang begitu-begitu saja. Tertawa, menangis, marah, lelah semua menjadi lebih nyata. Berbeda dengan masa-masa pacaran. Namun aku bersyukur bahwa perbedaan yang terjadi diantara kami tidaklah parah. Sehingga terkadang bisa membuat suatu rumah tangga baru bisa terasa perlahan-lahan hampa dan kosong. Seperti sebentar lagi akan berakhir...

Dalam rumah tangga ini aku harus belajar mengurus rumah tangga dan suami. Dari memasak, mencuci, menyapu, mengepel, menyetrika dan merawat diri. Pekerjaan setiap hari. Pekerjaan yang tidak pernah kukerjakan selama aku masih single. Ini tidaklah ringan seperti yang dipikirkan oleh para 'suami-suami'. Yang terkadang egois menganggap istri hanya enak-enak duduk dirumah. Hmmm...

Beruntungnya bahwa suamiku adalah orang yang penuh toleransi dan mau membagi beban ini bersamaku. Boleh dibilang suami “SIAGA” …haha…

Sampai saat ini suamiku belum pernah mengeluh apapun tentangku. Seringkali malam sebelum tidur aku bertanya…’suamiku…masih sayang aku tidak?’ jawabnya selalu sama ‘ya aku sayang…masih seperti dulu dan tidak berubah’. Entah ini gombal atau tidak tapi aku tetap percaya bahwa ucapannya memang tulus. Biasalah wanita…kadang lebih suka mendengar kata-kata manis…meskipun itu bohong…haha…dasar wanita.

Tahun ini kami tidak merayakan hari ini sebagai ajang pesta makan besar-besaran tetapi cukup dengan makan berdua ditempat yang sederhana. Setelah itu kami pulang kerumah dan menjalankan aktivitas seperti biasanya.

Untuk membuat perayaan hari ini menjadi spesial, lihatlah betapa suamiku membuktikan cintanya dengan mau saja membuat dokumentasi foto yang lucu seperti ini. Aku mencintaimu suamiku…happy 1st Wedding Anniversary…

(Mimi- 23/06/2009)